Minggu, 07 Agustus 2011
mungkinkah ada waktu yang tersisa untuk ku,,,,,,,biarkan aku hadirkan cintanya d hatiku dan biarkan aku berdiri d sana mrasakan tiap plukan dari tangan tangan yang pnuh kasih membelaiku,,,,,,,,,aku mlukai mreka dngan ke egoisanku dan mreka slalu ringan pnuh maaf......aku ingin hdup d antara mreka,,,,,,,,skali saja..........
Jumat, 29 Juli 2011

berkehendak lain khendak,,,,,,,,,apa ini hidup ataukah ini suratan,,,,,,,,tuhan slalu punya rencana yang tak mampu d ungkap dngan pmikiran biasa ,bahkan kekacauan nya slalu tak mampu terpahami,,,,,skarang aku tak bisa mnghindar dari pilu yang berlalu gelisah berulang,,,,,,,ku coba tersenyum saat ia pergi meski lara hati menangis tak rela mlepasnya,,,,,,,,,kata maaf ini tak mampu mnebus smua khilaf yang terukir,,,,,berharap ini mimpi meski aku bnar bnar mrasakan sakitnya dan berharap pula ingin memeluknya untuk yang terahir kali meski aku lemah dalam balutan luka hati,apa yang ia beri tak mampu ku hitung dngan jari,,,,,,perpisahan ini bukan pilihanku tapi garis takdir yang tertulis dalam kitab jauh sbelum aku terlahir.khilangan itu mnyakitkan meski dalam waktu da n tempat yang beda tapi rasa itu tetap sama ,perihhhhhhhhh,,,,,,,,,,d mana hati yang berantakan dalam sayatan kembali utuh meski penuh goresan dan harus kembali retak,,,,,mencoba diam dalam rsa terpendam bersama smua rasa nya yang bisu dalam jasad yang kaku,,,,,,,,ingin aku berteriak marah,,,,,,,knapa hidup ini tak bersahabat dngan jiwaku yang pnuh galau.......mencoba mencairkan yang beku dan membekukan yang cair meski tetap tak mampu,apakah hidup ini harus kejam? apakah aku yang tak mampu mngerti akan sukur? aku kacau dalam rasaku yang berlalu..tidak aku salah rasa ini tak berlalu tapi tetap dsini dalam memori abadi dmana tawa canda dan tangis pernah tercipta,,,,,,,,,,,aku mulai lelah..........lelah skali............maafkan aku sahabatku yang tak pernah berlalu.
Minggu, 24 Juli 2011

aku tak tau entah knapa tempat ini trasa asing untuk ku,saudaraku tak ada yang bisa ku ungkap tak bisa ku kata karna ku tau aku hanya manusia yang sbagai hamba aku tak sempurna.saudaraku katakan padaku jika sedih buat apa mnangis ,jika kau bhagia buat apa tertawa? bisakah kau ajari ini padaku agar aku bisa mngerti arti tawa tangis dalam khidupan ini,aku hanya tau bagaimana perih saat sayatan ini tak terhindari aku hanya tau bagaimana pait khidupan ini dalam balutan pilu,sungguh jiwaku brada di antara benar dan salah,,,,,,,,,,,,ini mnyakitkan stidaknya itu yang kurasa,,,,saudaraku aku tau satu hal padamu akan ksetiaan,,,,,,,,,jika kau mncintai genggam erat rasa itu jangan biarkan ia berlalu percayalah bahwa pilu pait dan kpedihan itu adalah suatu proses pembelajaran diri,proses dmana itu smua mnjadi proses pendewasaan dri,jangan pernah kau berlalu meski sayatan itu mnyakitkan dan khilangan itu adalah mnjadi kekacauan hidup percayalah akan janji tuhan d mana d bawah suka itu slalu ada duka dimana d balik dukapun ada tawa,inilah khidupan kadang tuhan tak memberi apa yang kita pinta tapi ia memberi apa yang kita butuhkan,aku mngerti bagaimana beratnya mnahan rindu juga kcemburuan tapi saat kau tersenyum meski hatimu lebam itu akan lbih baik,,,,,,,,,,,,,,langkah kadang gontai pnuh darah dalam tangis yang mnjadi nyanyian hari tanpa pernah berahir tapi jangan jadikan kau kafir,,,,,,,,nikmati smua knangan yang mnari dalam malam kelam hingga smua mnjadi kejam,,,,,,,,,aku tau aku paham akan smua khidupan,,,,,,,,,,,,aku pernah ambruk,pernah mlangkah pnuh darah pernah mngemis dalam tangis,aku hampir mati saat malaikat kcilku brupa butiran itu ku angap surga yang akan mngantarku terlelap meski skejap.tapi saat mata terbuka smua masih sama luka itupun masih perih ,,,,,aku hanya memetik dawai dalam nyanyian tangis kmudian ambruk........jiwa ini tlah lama mencari belahan drinya yang tlah lama pergi tanpa lelah tanpa batasan waktu,aku bertanya pada tuhan.............tuhan apa ni khidupan apa ini rasanya sakit ,,,,,,,,,,,,stelah itu aku diam aku percaya pada rasaku aku mngengam stiaku dan aku memunguti kpingan hatiku dmana mimpi itu trukir dsitu,aku tak rela mimpi itu sirna,aku tak rela,,,,,,,,,,,,,tpi Kupun tk rel juh d sn d 2 htii terskiti,,,,,,,,,,,,,,,,bil ku ingt tentng dia dalam rapuhnya hatiku d teengah ksepian hatiku yang berjuang untuk dapat hidup tanpa dia tapi tak bisa,,,,,,,,,,,,,sungguh khidupan ini tak bisa d hindari kpiluan ini tak bisa d lupakan,,,,,,,,,,,,,,,,,,,aku dngan kterbatasanku dalam ksempurnaan rasaku,,,,,,,,,,,,,sunguh janji tuhan itu benar hinga aku mrasa kan kmbali gengaman itu meski trasa ada yang beda,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Kamis, 30 Juni 2011
sahabatku yang berlalu

katakan ini kejam saat aku mlangkah mundur dan menghormati iblis yang lahir bersamaku,sahabat,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,sahabat terlahir dalam rasa tanpa harga,sahabat,,,,,,,,katakan padaku apa arti sahabat,apakah pertsahabatan harus kejam stelah tawa membahana dalam hari yang tak mati,adakah kata sahabat berlalu itu terucap saat kekecewaan akan arti sahabat mendekap dalam balutan pilu,dimana tawa itu,dimana cerita itu,dmana warna itu,,,,,,,dmana sahabatku yang dulu yang merengkuh aku saat aku menangis yang mengengamku menguatkan aku saat aku tak lagi tegak yang membuat seulas senyum d wajahku saat air mata berpacu dalam tetesan tangisan hati.sahabat,,,,,apakah diamku slama ini blum cukup,apakah khancuranku d atas tawamu blum berharga.apakah sahabat hanya d meja makan stelah itu berlalu,aku tak mau menghapus smua yang tlah terlewati tapi aku pun tak mau mengingat akan apa yang ku dapat dalam arti sahabat,wahai sahabatku aku bukan nabi aku pun punya hati yang akan terluka yang akan hancur saat kau tanpa ampun menjamahnya.apa arti sahabat itu,,,,,,,,,,,,,,,,,sahabatku knapa harus begini,,,,,,,,,,,,knapa harus begini,,,,,,,,,,,,,,,,,,,aku tak akan pernah berhenti mnyayangimu
aku dan gadis brkrudung lugu

gadis kecil berkerudung lugu,,,,,,hah apakah smua itu berlalu ,matikah gadis kcil itu bersama waktu yang yang berlalu,,,,,tidak tidak begitu ,,,,,mungkin ia hanya letih merasakan perih,atau mungkin ia hanya berpacu bersama waktu yang memaksa untuk merindunya,,,,,,,,katakan katakanlah apakah gadis itu masih lugu saat ia terhempas tanpa bekas,apakah gadis itu masih lugu saat senyum itu terlepas oleh sayatan yang mnyakitkan,masihkah ia lugu saat orang yang ia percaya tak lagi mengangapnya ada,,,,,,,,,katakanlah apa arti lugu? apakah saat diam merindukan dekapan hangat cinta dan menahan kpiluan dalam bayangan yang tak mampu terhapus lalu hanya menahan perih itu blum cukup d sebut lugu,,,,,,,,akupun rindukan kluguan itu,,,,,,,,,kembalikan masa itu masa saat dmana belaian itu masih mnyapu tiap lekuk wajahku,saat dkapan itu masih hangat merasuk jiwaku dan saat gengaman itu menguatkan tiap langakahku bersama tiap jari jemari yang menghapus tetesan air mataku tanpa kaku,kembalikan masa itu dan biarkan aku tetap lugu,,aku lemah tanpamu dan aku hanya diam menahan getirnya takdir hidup,seharusnya sunguh tak kusimpan iba ini dan membuatmu terluka,maafkanlah driku yang tlah mlukai perasaanmu,maafkanlah salahku smoga kau mngerti,,,,,,,,,,cobalah pahami dngan nurani akan smua kpaitan hidup ini,kehampaan ini saat kau tingalkanku meski ku tak rela.salahkah dri ini yang masih mngharap kau kembali,cukuplah mungkin suatu saat nanti kau akan bahagia meski tanpaku,jika memang smuanya tlah terhapus darimu........ini adalah suratan,hah,stidaknya dngan berfikir begitu aku akan lbih mngerti dan menghargai arti hidup............akan keindahan yang tak terlikiskan juga kepaitan yang tak mampu terelakan,,,,,,,,,,,,,kembalikan masa itu dan biarkan gadis lugu itu kembali.
Langganan:
Postingan (Atom)



